Ciri-Ciri Bayi, Anak, dan Remaja

A.                      Ciri-ciri bayi

Perkembangan fisik

Bayi sangat berbeda dalam penampilan dan fungsi fisiologisnya pada saat dilahirkan dan dalam penyesuaian awal setelah lahir.

Ukuran

Pada saat dilahirkan berat bayi rata-rata 7,5 pon dan panjangnya rata-rata 19,5 inci. Pada janin yang lebih aktif perbandingan berat badan dan tinggi lebih kecil dibandingkan dengan janin yang tidak telampau aktif dalam akhir periode janin. Pada umumnya bayi laki-laki lebih panjang daripada bayi perempuan. Terdapat perbedaan individual yang mencolok antara bayi laki-laki dan perempuan.

Anggota tubuh bayi

Otot-otot bayi yang baru lahir umumnya halus, kecil, dan tidak terkendali. Pada saat dilahirkan hanya sedikit perkembangan otot leher dan lengan. Tulang, seperti halnya otot, juga halus dan lentur. Karena begitu lunaknya, tulang-tulangnya gampang retak atau patah. Kulitnya halus dan gampang terkena bisul. Dagingnya kuar dan elastis. Kulit bayi kulit putih menjadi lebih terang karena pertumbuhannya lama, sedangkan kulit bayi yang buka kulit putih lebih gelap warnanya. Seringkali terdapat rambut-rambut halus di kepala dan di punggung tetapi yang di punggung segera akan hilang. Mata bayi kulit putih biasanya berwarna abu-abu kebiru-biruan meskipun lambat laun akan beruba menjadi warna yang tetap. Bayi dengan kulit gelap mempunyai mata hitam coklat, tetapi warna ini juga akan berubah menjadi semakin gelap. Di antara setiap 2000 anak yang lahir telah terdapat satu bayi yang mempunyai gigi pada waktu dilahirkan, tetapi giginya tergolong “gigi bayi” dan biasanya gigi seri tengah bawah.

Proporsi fisik bayi

Kepala bayi kira-kira seperempat dari panjang tubuhnya. Daerah tengkorak, daerah di atas mata perbandingannya lebih besar daripada bagian kepala lainnya, sedangkan dagu merupakan bagian yang sangat kecil. Sebaliknya ukuran mata hampir sempurna. Hidung sangat kecil dan hampir rata sedangkan mulut yang kecil kelihatannya seperti celah kalau bibirnya sempit.

Lehernya sangat pendek sehingga hampir tidak terlihat, dan kulit leher biasanya tebal atau berlipat-lipat. Bahu sempit sedangkan perut besar atau buncit. Lengan dan tungkai bayi sangat pendek dibandingkan dengan kepala dan badan. Tangan dan kakinya kecil.

Fungsi fisiologis

Karena susunan saraf otonom belum berkembang pada waktu dilahirkan, bayi tidak mampu mempertahankan keseimbangan (homeostatis) yang merupakan salah satu penyebab tingkat kematian tinggi pada saat ini. Dengan tangisan bayi pada waktu dilahirkan paru-paru dipompa dan pernapasan dimulai. Banyaknya pernapasan pada mulanya berkisar antara empat puluh sampai empat puluh lima gerakan pernapasan setiap menit pada akhir minggu pertama, biasanya menurun sampai kira-kira tiga puluh lima setiap menit dan lebih stabil daripada permulaan.

Denyut jantung bayi yang baru lahir lebih cepat darpada denyut jantung orang dewasa karena jantung bayi lebih kecil daripada pembuluh nadi. Kalau pergerakan tubuh dibatasi dengan membungkus tubuh bayi, maka denyut jantung akan menjadi lebih stabil. Akibatnya, bayi lebih tenang, tidur lebih banyak dan mempunyai denyut jantung lebih rendah. Pada bayi sehat, suhu tubuh lebih tinggi dan lebih banyak berubah daripada suhu orang dewasa.

Gerakan refleks berupa mengisap terjadi bila bayi merasa lapar atau bila bibirnya disentuh. Terjadi juga peningkatan dalam mengisap dan jumlah makanan yang dihabiskan setiap harinya, sebagian disebabkan karena pematangan dan sebagia karena hasil belajar.

Irama lapar belum berkembang sampai beberapa minggu setelah lahir. Oleh karena itu, tuntutan lapar tidak teratur, tidak hanya dalam waktu antara maka tetapi juga banyaknya makana yang dibutuhkan. Karena kontraksi lapar bayi lebih hebat daripada orang dewasa, bayi benar-benar mengalami rasa sakit pada saat lapar.

Pembuangan kotoran mulai bebrapa jam setelah lahir. Buang air terjadi pada saat terjaga dan bila bayi dalam keadaan tenang, biasanya dalam jam setelah makan.

Yang paling jelas terjadinya kekurangseimbangan fungsi fisiologi adalah dalam keadaan tidur. Tidur bayi terputus oleh beberapa saat terjaga yang singkat yang terjadi setiap dua atau tiga jam. Pada malam hari saat-saat terjaga ini lebih sedikit dan lebih singkat dibandingkan dengan siang hari. Selama periode neonatal terjadi pertambahan gerakan tubuh selama tidur dan juga pada saat terjaga.

Ada berbagai macam sikap tidur bayi, tetapi sikap yang khas adalah sikap yang sama dengan sikap janin di dalam kehidupan dalam rahim. Pada akhir bulan pertama, sikap ini biasanya berkurang karena bertambah kuatnya otot-otot bayi.

  1. Ciri-ciri anak

Perkembangan fisik pada masa awal masa kanak-kanak

Tinggi

Pertambahan tinggi badan setiap tahunnya rata-rata tiga inci. pada usia enam tahun tinggi rata-rata 46,6 inci.

Berat

Pertambaan berat badan setiap tahunnya rata-rata tiga sampai lima pon. Pada usia enam tahun berat anak harus kurang lebih tujuh kali berat pada waktu lahir. Anak perempuan rata-rata beratnya 48,5 pon dan anak laki-laki 49 pon.

Perbandingan tubuh

Perbandingan tubuh sangat berubah dan “penampilan bayi” tidak tampak lagi. wajah tetap kecil tetapi dagu tampak lebih jelas dan leher lebih memanjang. Gumpalan pada bagian-bagian tubuh berangsur-angsur berkurang dan tubuh cenderung bebentuk kerucut, dengan perut yang rata (tidak buncit), dada yang lebih bidang dan rata, dan bau yang lebih luas dan lebih persegi. Lengan dan kaki lebih panjang dan lebih lurus, tangan dan kaki tumbuh lebih bsar.

Postur tubuh

Perbedaan dalam postur tubuh untuk pertama kali tampak lebih jelas dalam awal kanak-kanak. Ada yang posturnya gemuk lembek atau endomorfik, ada yang kuat berotot atau mesomorfik dan ada lagi yang relatif kurus atau ektomofrik.

Tulang dan otot

Tingkat pengedaran otot bervariasi pada bagian-bagian tubuh mengikuti hukum perkembangan arah. Otot menjadi lebih besar, lebih kuat dan lebih berat, sehingga anak tampak lebih kurus meskipun beratnya bertambah.

Lemak

Anak-anak yang cenderung bertubuh endomorfik lebih banyak jaringan lemaknya daripada jaringan otot; yang cenderung mesomorfik mempunyai jaringan oto lebih banyak daripada jaringan lemak; dan yang bertubuh ektomorfik mempunyai otot-oto yang kecil dan sedikit jaringan lemak. Berikut gambarnya:

Gigi

Selama empat sampai enam bulan pertama dari awal masa kanak-kanak, empat gigi bayi yang terakhir (geraham belakang) muncul. Selama setengah tahun terakhir gigi bayi mulai tanggal digantikan oleh gigi tetap. yang mula-mula lepas adalah gigi bayi yang pertama kali tumbuh yaitu gigi eri tengah. Bila masa awal kanak-kanak berakhir pada umumnya bayi memiliki satu atau dua gigi tetap di depan dan beberapa celah di mana gigi tetap akan muncul.

Kebiasaan fisiologis

Pada awal masa kanak-kanak, kebiasaan fisiologis yang dasarnya sudah diletakkan pada masa bayi menjadi semakin baik. tidak perlu lagi disediakan makanan khusus dan anak belajar maka pada waktu-waktu tertentu. namun nafsu makan anak-anak tidak sebesar seperti pada masa bayi. Hal ini sebagian disebabkan karena tingkat pertumbuhan telah menurun dan sebagian karena sekarang ia telah mengembangkan jenis maka yang disukai dan tidak disukai.

Jumlah tidur yang dibutuhkan sehari-hari berbeda-beda, bergantung pada berbagai faktor tertentu, seperti banyaknya latihan di siang hari dan macam-macam kegiatan yang dilakukan. anak-anak umur tiga tahun biasanya tidur duabelas jam sehari. Tahun-tahun berikutnya jumlah tidur sehari-hari rata-rata berkurang sekitar setengan jam dari tahun sebelumnya.

Pada usia tiga tahun atau empat tahun anak sudah harus dapat mengendalikan kantung kemih pada malam hari. Pada saat anak-anak siap masuk ke sekolah pengedalian kantung kemih sudah harus sempurna, sehingga sekalipun merasa lelah dan mengalami ketegangan emosi anak-anak tetap tidak mengompol.

Perkembangan fisik pada akhir masa kanak-kanak

Tinggi

Kenaikan tinggi per tahun adalah 2 sampai 3 inci. Rata-rata anak perempuan sebelas tahun mempunyai tinggi badan 58 inci dan anak laki-laki 57,5 inci.

Berat

Kenaikan berat lebih bervariasi daripada kenaikan tinggi, berkisar antara 3 sampai 5 pon per tahun. Rata-rata nak perempuan sebelas tahun mempunyai berat badan 88,5 pon dan anak laki-laki 85,5 pon.

Perbandingan tubuh

Meskipun kepala masih terlampau besar dibandingkan dengan bagia tubuh lainnya, beberapa perbandingan wajah yang kurang baik menghilag dengan bertambah besarnya mulut dan rahang, dahi melebar dan merata, bibir semakin berisi, hidung menjadi lebih besar dan lebih berbentuk. Badan memanjang dan menjadi lebih langsing, leher menjadi lebih panjang, dad melebar, perut tidak buncit, lengan dan tungkai memanjang (meskipun kelihatannya kurus dan tidak berbentuk karena otot-otot belum berkembang), dan tangan dan kaki dengan lambat tumbuh besar.

Kesederhanaan

Perbandingan tubuh yang kurang baik yang sangat mencolok pada masa akhir kanak-kanak menyebabkan meningkatnya kesederhanaan pada saat ini. Di samping itu, kurangnya perhatuan terhadap penampilan dan kecenderungan untuk berpakain seperti teman-teman tanpe memperdulikan pantas tidaknya, juga menambah kesadaran.

Perbandingan otot-lemak

selama akhir masa kanak-kanak, jaringan lemak berkembang lebih cepat dari jaringan otot yang perkembangannya baru mulai melejit pada awal pubertas. anak yang berbentuk endomorfik, jaringan lemaknya jauh lebih banyak daripada jaringan otot sedangkan pada tubuh mesomorfik keadaanya terbalik. pada bentuk ektomorfik tidak terdapat jaringan yang melebihi jaringan lainnya sehingga cenderung tampak kurus.

Gigi

Pada permulaan pubertas, umumnya seorang anak sudah mempunyai dua puluh dua gigi tetap. keempat gigi terakhir yang disebut gigi kebijaksanaan, muncul selama masa remaja.

C.      Ciri-ciri Remaja

Perubahan tubuh selama remaja

Tinggi

Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi yang matang antara usia tujuh belas dan delapan belas tahu, dan rata-rta anak laki-laki kira-kira setahun sesudahnya. Anak yang pada masa bayi diberi imunisasi biasanya lebih tinggi, dari usia ke usia, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi imunisasi, yang karena itu lebih banyak menderita sakit sehingga cenderung memperlabat pertumbuhan.

Berat

Perubahan berat badan mengikuti jadwal yang sama dengan perbuhan tinggi. Tetapi berat badan sekarang tersebar ke bagian-bagian tubuh yang tadinya hanya mengandung sedikit lemak atau tidak mengandung lemak sama sekali.

Proporsi tubuh

Berbagai anggota tubuh lambat laun mencapai perbadingan tubuh yang baik. Misalnya, badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu panjang.

Organ seks

Baik organ seks pria maupun organ seks wanita mencapai ukuran yang matang pada akhir masa remaja, tetapi fungsinya belum matang samapi beberapa tahun kemudian.

Ciri-ciri seks sekunder

Ciri-Ciri seks sekunder yang utama berada pada tingkat perkembangan yang matang pada akhir masa remaja. Berikut ciri-ciri sekunder pada masa pubertas

LAKI-LAKI
KulitRambut kemaluan timbul sekitar setahun setelah testes dan penis mulai membesar. Rambut ketiak dan rambut di wajah timbul kalau pertumbuhan rambut kemaua hampir selesai, demikian pula rambut tubuh. Pada mulanya rambut yang tumbuh hanya sedikit, halus dan warnanya terang. kemudian menjadi lebih gelap, lebih kasar, lebih subur dan agak keriting.

Kulit menjadi lebih kasar, tidak jernih, warnanya pucat dan pori-pori meluas.

Kelenjar

Kelenjar lemak atau yang memproduksi minyak dalam kulit semakin membesar dan menjadi leih aktif, sehingga dapat menimbulkan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mulai berfungsi dan keringat bertambah banyak dengan berjalannya masa puber.

Otot

Otot-otot bertambah besar dan kuat, sehingg memberi bentuk bagi lengan, tungkai kaki, dan bahu.

Suara

Suara berubah setelah rambut kemaluan timbul. Mula-muka suara menjadi serak dan kemudian tinggi suara menurun, volumenya meningkat dan mencapai pada yang lebih enak. suara yang pecah sering terjadi kalau kematangan berjalan pesat.

Benjolan dada

Benjolan-benjolan kecil di sekitar kelenjar susu pria timbul sekitar usia dua belas dan empat belas tahun. Ini berlangsung selama beberapa minggu dan kemudia menurun baik jumlahnya maupun besarnya.

PEREMPUAN

Pinggul

Pinggul menjadi bertambah lebar dan bulat sebagai akibat membesarnya tulang pinggul dan berkembangnya lemak bawah kulit.

Payudara

Segera setelah pinggul mulai membesar, payudara juga berkembang. Puting susu membesar dan menonjol, dan dengan berkembangnya kelenjar susu, payudara menjadi lebih besar dan lebih bulat.

Rambut

Rambut kemaluan timbul setelah pinggul dan payudara mulai berkembang. Bulu ketiak dan bulu pada kulit wajah muali tampak setelah haid. Semua rambut kecualu rambut wajah mula-mula lurus dan terang warnanya, kemudia menjadi lebih subur, lebih kasar, lebih gelap, dan agak keriting.

Kulit

Kulit menjadi lebih kasar, lebih tebal, agak pucat dan lobang pori-pori bertambah besar.

Kelenjar kelenjar lemak dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif. sumbatan kelenjar lemak dapat menyebabkan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mengeluarkan banyak keringat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.

Otot

Otot semakin besar dan semakin kuat, terutama pada pertengahan dan menjelang akhir masa puber, sehingga memberikan bentuk pada bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara menjadi lebih penuh dan lebih semakin merdu. Suara serak dan suara yang pecah jarang terjadi pada anak perempuan.

Perkembangan Psikis

Ciri remaja menurut beberapa ahli:

  1. Spanger: penemuan akhir, tumbuhnya rencana hidup, memasuki bidang-bidang penghidupan.
  2. Lewin: Ketidakpastian status, dibebani konflik, ketidakstabilan emosi.
  3. Stanley Hall: Tubuhnya menjolak besar, alat seks berkembang sempurna dengan ciri-ciri seks sekunder, mencari identitas,dan adanya usaha untuk meninggalkan keluarga secara berangsur-angsur sampai akhirnya membentuk keluarga sendiri.

Daftar pustaka

Hurlock, B.E. PSIKOLOGI PERKEMBANGAN: Edisi kelima, Jakarta: Erlangga, 1980.

Said, Muh. dan Junimar Affan. Psikologi dari Zaman ke Zaman: Edisi kedua, Jakarta: Jemmars Bandung, 1990.

take it with full credits please!!!